ARTIKEL TENTANG SOSIAL
By: Rusyda Minka
KEHIDUPAN SOSIAL DIPONDOK PESANTREN
Menjalani kehidupan di sebuah pondok
pesantren memang tergolong susah. Harus mampu menahan amarah dari kawan yang
tidak sependapat. Terkadang, teman yang berasal dari sebuah tempat yang
berbeda, agak sedikit mempunyai emosi yang lebih tinggi. Tetapi, sebaiknya
hadapi kawan yang seperti itu dengan kesabaran ekstra. Memang, kesabaran ada
batasnya. Tetapi, ketika kesabaran yang kita miliki telah mencapai titik
puncaknya, sebaiknya kita terus terang padanya, apa yang membuat kita tidak
nyaman dengannya.
Memang, ada satu rasa saat kita
hendak mengungkapkannya. Gengsi, mungkin itu yang akan kita rasakan saat itu.
Dipikiran kita pada saat itu, hanyalah masalah yang tidak pernah selesai.
Tetapi, jika kita ingin menyelesaikannya, rasa gengsi tiba tiba menyergap
begitu saja. Memang, permasalahan social seperti ini memang sering terjadi di
pondok pesantren. Perbedaan cara Bahasa, cara berperilaku, dan perbedaan
mengungkapkan pendapat yang mungkin bisa membuat sebuah hubungan social antara
teman teman kita merenggang dan tidak erat lagi.
Tetapi, apabila suatu masalah tidak
dapat diselesaikan secara cepat, mungkin orang itu akan bosan dengan sendirinya
dan menmperbaiki hubungannya dengan temannya. Saat kita menghadapi suatu
masalah dengan kawan kita, kita hanya bisa pasrah dan memohon kepada Allah Yang
Maha Kuasa. Kawan yang keras kepala dipondok tidaklah sedikit. Mungkin juga
diantaranya adalah kita. Kawan kita tidak pernah tau bagaimana kita
memandangnya. Kita juga tidak tahu bagaimana kawan kita memandang kita.
Kemungkinan, karena rasa benci yang
sangat melonjak, dapat membuat seorang kawan melakukan sesuatu yang diluar
kendali. Seperti mencuri barang temannya. Itu memang sangat tidak jarang di
pondok pesantren. Kehilangan uang maupun barang barang yang lain, itu bisa
disebabkan karena seorang teman. Mungkin, karena perilaku kita yang tidak
disukai olehnya, dia memendm rasa benci dan mengungkapkannya ketika kita masih
lengah. Untuk menghindari kehilangan itu, sebenarnya ada du acara efektif.
Yaitu pertama, dengan cara mempererat hubungan social antara teman dan kakak
kelas supaya tidak terjadi kesalah fahaman. Yang kedua, dengan cara menyimpan
barang barang yang kita miliki dengan sangat hati-hati.
Hubungan social di pondok pesantren,
dapat terputus karena beberapa halyang perlu kta ketahui. Kita tidak bisa
menyalahkan teman kita begitu saja. Kita juga tidak dapat menylahkan diri kita
begitu saja. Harus melalui beberapa survey yang akan membuktikan yang salah dan
yang benar. Ketika yang salah telah terungkap, kita sebaiknya jangan
memarahinya atau memusuhinya begitu saja. Jika kita ingin membenci seseorang,
harus didasari sebab yang lagis. Tidak segampang itu orang bisa mengutarakan
sebab dia membenci temannya. Jika tidak ada alasan yang logis, tidak
sepantasnya orang itu membenci kawannya.
Untuk menjalin hubungan social yang
baik dengan teman teman. Sebaiknya kita lebih mengutamakan keinginan kawan.
Tidak dengan pendapat kita sendiri. Tidak dengan kemauan kita sendiri. Kita
juga harus meminta pendapat teman kita, barangkali, ada pendapat yang jauh
lebih baik dari pendapat kita. Jika uang jajan kita selama dipondok pesantren
habis, itu adalah hal yang biasa. Tidak perlu panic dan melakukan sesuatu yang
teman teman kita tidak mengira. Seperti mencuri, dan lain lain. Tidak usah malu
untuk meminjam uang teman. Karena jika kita dekat dengan teman, kita tidak
pernah malu untuk meminjam sesuatu kepada teman kita.
Jika kita memiliki masalah dengan
teman kita, sebaiknya mintalah pendapat orang yang lebih tua dari kita. Orang
yang menurut kita bisa kita percaya. Orang yang dapat menyelesaikan dan
memberikan saran saran yang bisa membuat masalah yang kita miliki menjadi
gampang lewat dan kita lewatkan begitu saja. Sebaiknya, selama dipondok
pesantren, kita tidak usah mencari suatu masalah kepada teman kita. Karena pada
umumnya, tman kita jauh lebih pemarah dari yang kita kira. So, jagalah hubungan
kalian dengan teman kalian, supaya tidak terjadi hal hal yang kita tidak
inginkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar