Rabu, 30 September 2015
Senin, 28 September 2015
CERITA PENDEK
Crazy Because You
Pagi ini sangat berbeda bagi Dessi dan Fallen. Di liburan pertamanya ini, mereka manfaatkan waktu untuk beristirahat sepuas mereka. Setelah sarapan dirumah Fallen, mereka pergi mengendarai mobil Dessi untuk menuju Mall membeli sepatu yang sebulan lalu telah diincarnya. Maklum saja, harga sepatu itu masih diskon 75%, wajar saja anak gadis itu tergiur dengan harga yang murah itu. Belum juga warna sepatu yang sangat cantik itu, mereka jadi bisa saling membunuh untuk mendapatkannya, hehehe.
Ketika sampai di butik yang mereka tuju, mereka sangat kecewa ketika pelayan butiknya hanya mengatakan “ maaf mbak, high heels itu sebulan yang lalu sudah dibeli orang”. Dengan terpaksa, Dessi dan Fallen mencari butik lain yang memiliki sepatu lebih indah. Walaupun mereka harus membelinya dengan harga mahal sekalipun.
Sampai akhirnya, mereka menemukan butik yang memiliki koleksi sepatu terkenal buatan designer yang terkenal pula. Tetapi mereka kecewa karena uang yang mereka bawa tidak mencukupi untuk membeli sepatu dengan warna biru itu. Cantik sekali, dengan sedikit motif kupu kupu dan pita yang besar berwarna merah membuat sepatu itu tampak menggiurkan
Setelah capai memutari mall, mereka akhirnya berhenti disalah satu café untuk sekedar melepas kelelahan setelah seharian berjalan jalan mencari sepatu yang nge-trend itu.
“ sumpah, gue nyesel banget. Sepatu itu harganya selangit kali ya, 560 ribu, nggak pake diskon pula. Tapi sumpah, cantik banget tuh sepatu” oceh Fallen.
“ iya, padahal hari ini adalah hari yang tepat! Setelah sebulan sekolah, sekarang libur, mau beli sepatu baru, eh udah terlambat” tambah Dessi.
“ gimana kalau kita bikin sepatu sendiri aja, tante kamu pengusaha sepatu kan?” usul Fallen.
“ iya sih, tapi apa iya kita pergi kesana? Jauh banget! Masa iya kita harus pergi ke Surabaya demi sepatu?” tolak Dessi.
“ ya sudahlah, liburan bulan depan aja, kayaknya lebih lama” Fallen membersihkan mulutnya lalu pergi kekasir untuk membayar semuanya. Setelah itu mereka pulang kerumah Dessi. Fallen menginap dirumah Dessi dengan pakaian yang baru dibelinya dari mall.
Satu minggu kemudian….
“ Dess, lo ingat sepatu yang harganya 560 itu?” tanya Fallen.
“ iya, kenapa?” Dessi tak mengerti.
“ kemaren, gue lihat butik itu dipenuhi polisi” jelas Fallen.
“ maksud lo?” Dessi tetap tidak mengerti.
“ sepatu itu, sepatu curian. Dari butik luar negeri tepatnya. Pemiliknya mencuri sepatu itu dari singapura. Pantas saja, sewaktu kita hendak membeli, pelayannya bilang sepatu import” jelas Fallen.
“ berarti kalau kita kemaren jadi beli, kita yang dituduh nyuri sepatu itu” Dessi mulai faham.
“ ya, begitulah tepatnya” Fallen hanya tersenyum simpul.
“ liburan bulan ini, kita ke Surabaya yuk” ajak Dessi.
“ mau ngapain?” tanya Fallen.
“ kerumah tanteku, kemaren, tanteku dapat penghargaan sebagai designer terbaik di Canada. Sekarang, butiknya tanteku makin besar koleksinya makin banyak” jawab Dessi.
“ dan yang pastinya, kalau kamu yang beli, pasti diskon gede donk” tambah Fallen.
“ hahaha, setuju setuju” mereka tertawa bahagia. Ketika liburan bulan ini, mereka berdua berangkat bersama menuju Surabaya mengendarai kereta. Sesampainya distasiun, mereka menaiki taksi untuk menuju rumah tante Dessi. Saat di butik tante Dessi, tante Dessi menyambut mereka dengan meriah. Dessi dan Fallen belajar mendesign sepatunya sendiri. Setelah itu, mereka membuatnya bersama-sama.
Saat kembali kesekolahan, teman teman mereka iri dengan sepatu Dessi dan Fallen. Semuanya menginginkan sepatu yang sedang Dessi pakai hari ini. Ketika pelajaran pertama, semua anak cewe berkumpul di dekat Dessi dan Fallen. Biasa lah, masih musimnya sepatu cantik. Belum lagi sepatu yang Dessi dan Fallen pakai adalah sepatu hasil design designer yang terkenal. Tetapi designer itu sebernarnya adalah tantenya Dessi.
“ wah, ini buatan designer terkenal ya? Pasti mahal”
“ beli di Paris nih pasti, keren banget”
“ sumpah cantik banget, beli diluar negeri ya?”
“ berapa nih Dess, pasti jutaan ya buat beli sepatu ini”
“ lihat merknya, itu kan merk terkenal”
“ gila, dapat uang dari mana lo kok bisa beli sepatu mahal ini?”
“ teman-teman, aku nggak beli, hanya diberi” jawab Dessi dan Fallen.
“ SUMPAH? Siapa yang ngasih? Gue pesen donk” spontan teman temannya berteriak.
“ tapi, nunggu liburan bulan depan ya”
“ yah… jahat banget lo! Gue bayar mahal deh buat beli sepatu itu”
“ iya, merk terkenal juga, buatan Fransisco de Fullo ya”
“ maklum aja, buatan Fransisco de Fullo memang merk terkenal”
“ buatan luar negeri, lebih bagusan ini, beli di Paris ya?”
“ nggak teman-teman, ini buatan tante gue, buatan surabaya” jelas Dessi.
“ SUMPAH? GUE KIRA BELI DI PARIS” spontan teman-teman
CERITA PENDEK
He More Better
Asha berlari menjauhi Reno setelah Asha tau Reno tak tulus untuk mencintainya. Asha berlari menuju taman. Disana, Asha menyesal telah pernah mencintai Reno. Cowo yang ternyata hanya menginginkan harta dan kepandaiannya. Cowo yang ternyata mencintai orang lain. Cowo yang tidak tulus mencintainya.
Suara langkah kaki itu tampak jelas mendekati Asha. Tiba tiba, tangan itu merangkul hangat punggungnya, Asha langsung menengok kearah tangan itu berada.
“ lo siapa?” tanya Asha heran.
“ oh, kenalin, gue Randi” Cowo itu menjabat lembut tangannya.
“ gue Asha”
“ iya,gue tahu kok”
“ kok lo tahu?”
“ nggak, gue emang diutus aja buat kesini”
“ diutus? Maksud lo? Lo malaikat?” tanya Asha.
“ ya, bukan malaikat sih, lihat, kaki gue nginjek di tanah kan” Asha mengecek kaki cowo itu.
“ terus lo itu apaan?”
“ gue manusia, sama kaya lo”
“ oh, terserah lo aja lah”. Setelah pertemuannya dengan Randi, Asha jauh lebih mudah untuk melupakan Reno. Hubungan Randi dan Asha pun semakin dekat dengan pindahnya Reno dari sekolahan mereka. Selama Asha dekat dengan Randi, Asha tidak pernah lagi merasa sedih, Asha berpikir, mungkinkah ini malaikat dari Tuhan yang diberikan-Nya hanya untuknya.
1 tahun telah berlalu, kedekatan mereka sebagai sahabat sudah tidak bisa disebut lagi. Pergi ke pantai bersama, mengerjakan tugas bersama, dan makan dikantin bersama. Sungguh Asha lebih menyukai saat saat bersama Randi daripada saat saat bersama Reno. Pada suatu hari, sebelum semuanya terjadi….
“ nanti, pulang sekolah, ke taman kota ya”
“ ngapain kita kesana?”
“ nggak papa kan? Nggak ada salahnya kita kesana”
“ memang nggak salah sih, tapi kan…”
“ udah, pokoknya iya aja”
Seperti biasa, Randi memboncengkan Asha dibelakang motor nya. Sepulang sekolah, mereka langsung berangkat ke taman kota.
“ udaranya segar sekali ya”
“ iya,”
“ ada yang gue mau omongin sama lo Sha” jantung Asha berdegup kencang. Berharap Randi akan menembaknya.
“ yaudah, ngomong aja”
“ tapi gue mau beli minuman di toko itu ya”
“ iya” setelah 20 menit lamanya, Asha mulai khawatir dengan keadaan Randi. Tak lama kemudian, ada seseorang yang lari terbirit birit menuju Asha.
“ apa itu temanmu? Dia kecelakaan barusan ada truk yang menabraknya” Asha langsung berlari mengikuti orang itu. Dilihatnya, Randi yang bersimbah darah diatas aspal yang sangat terik. Randi langsung dibawa ke UGD rumah sakit terdekat. Asha sangat terpukul. Sahabat yang sangat ia sayangi akan pergi meninggalkannya.
Setelah 8 jam menunggu didepan ruang UGD, dokterpun keluar ruang UGD dengan wajah sangat bersedih.
“ apakah anda tahu jika pasien mengidap kanker ganas?” tanya Dokter.
“ APA? KANKER?”
“ iya, pasien telah mengidap kanker ganas tersebut selama 1 setengah tahun”
“ lalu, bagaimana keadaan teman saya?”
“ dia masih bernafas sekarang, tetapi, cepat atau lambat, Tuhan akan mengambilnya”
“ nggak mungkin dok, dia masih bisa hidup normal kan?”
“ kemungkinan besar tidak, kankernya sudah stadium terakhir”
“ apa saya boleh melihatnya dok?”
“ silahkan saja, ini, surat yang saya temukan di kantong bajunya” Asha memasuki ruangan Randi. Asha duduk disamping Randi. Asha memegang erat tangan Randi. Dia menangis tersedu-sedu. Asha lalu membuka surat dari Randi untuknya.
Dear Asha, mungkin kalo lo baca surat gue ini, lo pasti lagi nangis. Makasih ya, udah jadi malaikat gue selama terakhir ini. Gue tahu, bukannya gue yang jadi malaikat lo, lo yang ternyata jadi malaikat gue. Gue ngerti kalau gue punya penyakit kanker ini, sori gue coba nyembunyiin semua itu dari lo. Gue takut malaikat gue yang imut itu akan menangis. Dulu, saat dokter bilang gue punya kanker, gue ngerasa nggak mau hidup lagi. Tetapi satelah gue ketemu sama lo, gue ngerasa waktu waktu terakhir gue bisa lebih berarti. Karena lo, gue pengen hidup lagi.
Satu tahun sudah, gue deket sama lo, satu tahun juga lo udah ngasih arti hidup buat gue. Gue tahu, mungkin gue nggak sebaik Reno. Tapi gue yakin, lo bakal nganggep gue lebih dari sahabat lo. Ribuan kenangan udah lo kasih ke gue. Gue bahagia banget saat pertama ketemu sama lo. Hati nurani gue bilang,lo cinta pertama gue, lo itu malaikat gue. Kalau boleh jujur, gue cinta sama lo Sha, gue cinta mati sama lo. Lo yang buat hari hari terakhir gue lebih berharga. Lo mau kan jadi pacar gue?
Air mata Asha tak terbendung lagi. Akhirnya dia menangis.
“ gue ngerti, saat gue temu sama lo, gue juga yakin lo itu malaikat buat gue. Gue juka suka sama lo! Gue mau jadi pacar lo. Lo jauh lebih baik daripada Reno. Bangunlah Ran, gue nggak tahu gimana gue hidup tanpa lo. Bangun Ran, gue nggak pengen hidup tanpa lo” Asha memegang tangan Randi lembut.
Jam berdentang 12 kali. Detak jantung Randi tak berbunyi lagi. Randi telah tiada.
CERITA PENDEK
Valentine Spesial untuk Pasangan yang Spesial pula
Hari ini,
adalah hari dimana aku dan Dani jadian. Atau hari ini, biasa disebut hari anniversary
kami berdua.Tak terasa, 10 februari ini adalah hari dimana Dani meminta padaku untuk menjadi kekasihnya. Awalnya, aku tidak mau menerima tawarannya.Tetapi setelah kupikir panjang,
ternyata Dani berbeda dari cowo yang biasa kukenal. Dia bukan cowo playboy, matre,
dan nakal.Syukurlah Dani adalah kekasih impian.Sudah kaya, tampan,
pintar dan setia.Tak jarang banyak teman ceweku yang iri melihat kemesraan kita.
Sampai lupa,
kenalin, namaku Asha.Gadis polos yang tidak pernah mengerti kata cinta.Gadis lugu
yang jelek.Tetapi, akulah gadis jelek yang beruntung,
mendapat cowo setampan dan sebaik Dani. Siang itu, setelah pulang sekolah, Dani
mengajak semua temannya untuk pergi ke café bersama-sama. Dani akan mentraktir semua temannya.
Tak lupa, aku juga diajak.
“
happy anniversary ya… moga langgeng”. Itulah ucapan yang
banyak diucapkan oleh teman-teman Dani.
“
Sha, mau minum apa?” tanya Dani.
“
kopi aja deh”
“
nggak salah kamu pilih kopi? Nggak mau coklat panas?”
“
nggak deh, aku masih pengen minum kopi. Rasanya udah lama nggak minum kopi, kopi
kan minuman faforit aku”
“oke,
terserah kamu aja deh”
Mungkin,
semua orang bilang, kami adalah pasangan yang paling tidak romantis. Dani tidak
tau apa yang aku suka, dan aku pun tak tahu apa yang Dani suka.
Aku juga tidak mempunyai nomor handphone Dani. Dani pun begitu. Dani tidak tahu,
kapan aku ulang tahun, aku juga tidak tahu kapan Dani berulang tahun. Sungguh pasangan
yang sangat tidak serasi.
Terkadang,
kami bertengkar. Pernah, sekali aku bertengkar dengan Dani selama 3 hari 3 malam dan hampir putus.Hanya karena
Dani
tidak mengucapkan selamat ulang tahun pada saat aku ulang tahun. Dasar pacar tidak berguna.Tetapi,
hari ke-4, kami kembali seperti biasa, kami tidak pernah mengungkit masalah itu lagi.
“ Sha, ternyata udah setahun kita jadian ya”
“
iya lho Dan, aku juga nggak nyangka lho, ternyata 1 tahun itu cepet banget”
“
empat hari lagi, Valentine kan?”
“
iya, emangnya kamu mau apa?”
“
aku mau ngasih coklat yang paling gede ke kamu”
“
kalau kamu ngasih coklat ke aku, kita putus aja”
“
lho kok gitu? Bukannya kamu suka coklat ya?”
“
ini orang gimana sih, udah ngerti gue masih minum kopi, berarti gue suka kopi lah,
gue itu anti banget sama yang namanya coklat. Coklat itu, terlalu feminim,
gue nggak feminim, gue itu tomboy, makannya gue suka kopi” batinku.
Aku
diam.
“
terus kamu pengen apa? Lolypop?”
Aku tetap
diam.
“
yaudah, terserah deh, besok aku kasih permen aja ya”
Aku marah“
maksud kamu? Aku anak kecil yang suka permen gitu?”
Dani
serba salah.“ trus kamu mau apa?”
Aku
diam.
“ kamu nggak ngerti minuman kesukaanku?”
“
nggak”
GILA!
Pacarku polos banget sih, lugu banget, lama-lama aku putusin dia aja.Tapi, Dani
itu imut, kalau gue putusin dia, ntar dia dijodohin sama bokapnya.
“
gue suka KOPI! Lo harus ngerti itu” aku membentaknya.
“
kopi? Rasa apa? Strawberry?”
“
sejak kapan ada kopi strawberry?”
“
lho? Emangnya nggak ada?”
Aku meninggalkan
Dani secepatnya supaya perdebatan ini selesai.Seperti biasa, 3 hari 3 malam, aku sama
Dani musuhan dulu, ketika hari ke-4, hari Valentine. Aku berharap, Dani
nggak ngasih coklat paling gede ke aku. Apalagi lolypop atau permen. Kalau Dani ngasih
ke-3 itu, aku mau putusin dia. Hehehe.
“
Happy Valentine days Sha,”
“
makasih Dan, mana hadiah buat aku?”
“
ini, ya, maaf ya, robotnya besok aja, tokonya lagi tutup”
“
robotnya lusa aja, robot ultraman ya”
“
iya, ini hadiah nya” aku mengambil kado itu dari tangannya.
Setelah susah payah membukanya, ternyata dia memberiku KOPI! Wah senangnya,
udah ada gulanya juga. Ternyata dia udah bisa mikir setelah 3 hari aku musuhin.
“
berapa kilo ini? Kok berat banget”
“
oh, aku belinya 2 kilo, buat kamu”
“
gulanya berapa kilo?”
“
gulanya 1 ½ kilo, kurang?”
“ nggak kok, makasih banget ya”
“
iya, maafin aku ya”
“
iya, robotnya besok ya”
Aku mengangguk.Setiap hari spesial ku,
aku selalu meminta kopi dan robot ultraman.Hehehe, tapi nggak papa lah, Dani kan
kaya. Hehehe. tapi aku bukan cewe matre lho....
Minggu, 27 September 2015
THE SECOND ARTIKEL
ARTIKEL TENTANG CINTA ALAM
By: Rusyda Minka
KERUSAKAN ALAM KARENA ULAH MANUSIA
Manusia
adalah makhluk Tuhan yang paling serakah. Mereka tidak pernah bisa merasa puas.
Mereka akan terus menambah dan menambahnya setiap hari. Tanpa mereka sadari,
ternyata perbuatan yang mereka lakukan telah merusak alam. Padahal, alam adalah
titipan dari Tuhan untuk anak cucu kita. Bagaimana anak cucu kita bisa
menikmati jika yang kita lakukan setiap hari adalah menguras dan mengurasnya.
Bumi sudah sangat tua. Dan bumi secara tidak langsung akan dirusak oleh manusia
itu sendiri. Mereka selalu mengambil kekayaan bumi secara berlebihan. Padahal,
Tuhan tidak suka orang yang berlebihan.
Contohnya,
penambangan batu akik. Setiap hari, para penambang batu akik terus menambangnya
setiap hari, yang padahal, tidak setiap hari kan batu akik yang mereka jual
bakalan laku sepenuhnya? Tidak ada jaminan kan kalau setelah mereka menambang,
ekosistem tidak akan goyah? Secara garis besar, jika mereka menambang batu akik
secara besar besaran, ekosistem akan goyah dan rusak. Bukanlah bumi sudah tua
dan akan roboh? Jika kita merusak ekosistem, kita juga mendukung hancurnya
bumi. Kalau bumi sudah hancur, kita juga akan hancur dan tidak dapat merasakan
ciptaan Tuhan yang telah Dia berikan semuanya kepada kita, setuju??
Yang
kedua, penangkapan keong laut secara berlebihan. Biasanya, keong laut yang
sudah ditangkap, akan dijual, iya kan?? Tetapi, sebelum itu, pernahkah kalian
melihat keong laut yang cangkangnya berwarna warni? Itu karena diwarnai, so
pasti. Apa kalian tahu bagaimana mewarnainya? Ternyata cukup tragis sob.
Awalnya,
mereka membeli dari para nelayan. Setelah itu, para keong dipaksa keluar dari
cangkangnya. Itu dengan cara terpaksa! Bukan karena kemauannya! Keong yang
dikeuarkan paksa dari cangkangnya, akan merasakan penderitaan yang teramat
berat. Apa kalian merasakannya? So pasti kalian nggak pernah bisa merasakan
itu. Keong yang dikeluarkan dari cangkangnya dengan paksa, merasakan sakit yang
teramat berat. Secara langsung, mereka melakukan penyiksaan yang berat terhadap
hewan. Bukannya Tuhan telah memperingati kita supaya tidak menyiksa binatang?
Jika kita menyiksa binatang, maka Tuhan akan menyiksa kita juga. Dan jika Tuhan
telah menyiksa kita, tahu apa siksanya? Neraka! Tempat semua penderitaan. Bagi
kalian yang nggak pengen disiksa di neraka, kalian harus tinggalin perbuatan
itu. Kasihan keongnya.
Bukan
hanya kasihan sama keongnya. Kita juga kasihan sama pohon mangrove. Pohon
mangrove, tidak akan tumbuh tanpa adanya keong. Keong yang selalu menjaga
mangrove agar tetap tegak. Kalian pernah tidak, berpikir, jika keoang didunia
ini, semuanya kalian ambil. Lalu pohon mangrove tidak akan tumbuh, kalau hujan
turun lebat, apa yang akan terjadi? Banjir, longsor, apa bencana alam yang
lain??
So,
kita nggak Cuma kasihan sama keongnya doang, nggak Cuma kasihan sama
mangrovenya doang. Kita juga kasihan sama kalian. Kalian yang merusak, kalian
sendiri yang akan mendapatkan batunya. Kasihan anak cucu kita yang pingin
merasakan enaknya nikmat Tuhan. Tuhan juga ingin kita berbagi sama anak cucu
kita. Semua yang Tuhan berikan kepada kita, itu tidak diberikan, hanya
dititipkan saja. Mungkin saja, suatu saat Tuhan akan mengambilnya dari kalian. Sebenarnya,
kita tidak punya apa-apa. Uang milik Tuhan, jabatan juga milik Tuhan. Kita juga
milik Tuhan. Kita juga bisa diambil lagi oleh Tuhan. Tuhan menitipkan kita pada
kedua orangtua kita. Sama seperti alam, Tuhan menitipkan alam ini kepada kita
supaya kita menjaganya dengan baik. Dan, kapanpun Tuhan mau, Tuhan bisa
mengambilnya dari kita begitu saja.
So,
jagalah alam kita ini. Ingatlah, ini bukan milik kita, tetapi milik Tuhan!
MY FIRST ARTIKEL
ARTIKEL TENTANG SOSIAL
By: Rusyda Minka
KEHIDUPAN SOSIAL DIPONDOK PESANTREN
Menjalani kehidupan di sebuah pondok
pesantren memang tergolong susah. Harus mampu menahan amarah dari kawan yang
tidak sependapat. Terkadang, teman yang berasal dari sebuah tempat yang
berbeda, agak sedikit mempunyai emosi yang lebih tinggi. Tetapi, sebaiknya
hadapi kawan yang seperti itu dengan kesabaran ekstra. Memang, kesabaran ada
batasnya. Tetapi, ketika kesabaran yang kita miliki telah mencapai titik
puncaknya, sebaiknya kita terus terang padanya, apa yang membuat kita tidak
nyaman dengannya.
Memang, ada satu rasa saat kita
hendak mengungkapkannya. Gengsi, mungkin itu yang akan kita rasakan saat itu.
Dipikiran kita pada saat itu, hanyalah masalah yang tidak pernah selesai.
Tetapi, jika kita ingin menyelesaikannya, rasa gengsi tiba tiba menyergap
begitu saja. Memang, permasalahan social seperti ini memang sering terjadi di
pondok pesantren. Perbedaan cara Bahasa, cara berperilaku, dan perbedaan
mengungkapkan pendapat yang mungkin bisa membuat sebuah hubungan social antara
teman teman kita merenggang dan tidak erat lagi.
Tetapi, apabila suatu masalah tidak
dapat diselesaikan secara cepat, mungkin orang itu akan bosan dengan sendirinya
dan menmperbaiki hubungannya dengan temannya. Saat kita menghadapi suatu
masalah dengan kawan kita, kita hanya bisa pasrah dan memohon kepada Allah Yang
Maha Kuasa. Kawan yang keras kepala dipondok tidaklah sedikit. Mungkin juga
diantaranya adalah kita. Kawan kita tidak pernah tau bagaimana kita
memandangnya. Kita juga tidak tahu bagaimana kawan kita memandang kita.
Kemungkinan, karena rasa benci yang
sangat melonjak, dapat membuat seorang kawan melakukan sesuatu yang diluar
kendali. Seperti mencuri barang temannya. Itu memang sangat tidak jarang di
pondok pesantren. Kehilangan uang maupun barang barang yang lain, itu bisa
disebabkan karena seorang teman. Mungkin, karena perilaku kita yang tidak
disukai olehnya, dia memendm rasa benci dan mengungkapkannya ketika kita masih
lengah. Untuk menghindari kehilangan itu, sebenarnya ada du acara efektif.
Yaitu pertama, dengan cara mempererat hubungan social antara teman dan kakak
kelas supaya tidak terjadi kesalah fahaman. Yang kedua, dengan cara menyimpan
barang barang yang kita miliki dengan sangat hati-hati.
Hubungan social di pondok pesantren,
dapat terputus karena beberapa halyang perlu kta ketahui. Kita tidak bisa
menyalahkan teman kita begitu saja. Kita juga tidak dapat menylahkan diri kita
begitu saja. Harus melalui beberapa survey yang akan membuktikan yang salah dan
yang benar. Ketika yang salah telah terungkap, kita sebaiknya jangan
memarahinya atau memusuhinya begitu saja. Jika kita ingin membenci seseorang,
harus didasari sebab yang lagis. Tidak segampang itu orang bisa mengutarakan
sebab dia membenci temannya. Jika tidak ada alasan yang logis, tidak
sepantasnya orang itu membenci kawannya.
Untuk menjalin hubungan social yang
baik dengan teman teman. Sebaiknya kita lebih mengutamakan keinginan kawan.
Tidak dengan pendapat kita sendiri. Tidak dengan kemauan kita sendiri. Kita
juga harus meminta pendapat teman kita, barangkali, ada pendapat yang jauh
lebih baik dari pendapat kita. Jika uang jajan kita selama dipondok pesantren
habis, itu adalah hal yang biasa. Tidak perlu panic dan melakukan sesuatu yang
teman teman kita tidak mengira. Seperti mencuri, dan lain lain. Tidak usah malu
untuk meminjam uang teman. Karena jika kita dekat dengan teman, kita tidak
pernah malu untuk meminjam sesuatu kepada teman kita.
Jika kita memiliki masalah dengan
teman kita, sebaiknya mintalah pendapat orang yang lebih tua dari kita. Orang
yang menurut kita bisa kita percaya. Orang yang dapat menyelesaikan dan
memberikan saran saran yang bisa membuat masalah yang kita miliki menjadi
gampang lewat dan kita lewatkan begitu saja. Sebaiknya, selama dipondok
pesantren, kita tidak usah mencari suatu masalah kepada teman kita. Karena pada
umumnya, tman kita jauh lebih pemarah dari yang kita kira. So, jagalah hubungan
kalian dengan teman kalian, supaya tidak terjadi hal hal yang kita tidak
inginkan.
Langganan:
Postingan (Atom)










































